Set Up vSphere High Availability

Hari Rabu kemarin saya sudah membahas bagaimana pentingnya peran vSphere High Availbility dalam menjaga Keberlangsungan Bisnis dan Mengurangi Downtime. Sekarang saya akan menunjukan cara untuk Set Up vSphere HA di vSphere Cluster via vCenter. Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum melakukan aktivasi vSphere HA.

Shared Storage

Hal penting pertama yang harus disiapkan adalah shared storage. Saya sudah pernah membahas ini 2 tulisan saya sebelumnya. Keberlangsungan Bisnis dan Mengurangi Downtime dan Instal Synology NFS VAAI Plug-in di ESXI host (vSphere). Hal penting yang harus disiapkan adalah shared storage. Untuk apa? Yaa sebagai tempat VM-nya. Kenapa ga ditempatkan di storage yang tertanam langsung di vSphere host?. Alasannya, karena saat host mati maka storage akan tetap berjalan karena letak nya berbeda, sehingga VM akan dipindahkan manajemennya ke host yang lain dan tetap running seperti tidak terjadi apa-apa. Itulah kenapa vSphere HA membutuhkan shared storage.

Untuk kebutuhan shared storage paling umum menggunakan NAS storage, misalnya Synology, QNAP, ASUSTOR, NETGEAR. Saya sendiri melakukan uji coba menggunakan Synology milik Excellent, jika dibandingkan dengan yang lain Synology ini lebih terjangkau harganya. Jika merasa NAS storage masih terlalu mahal untuk uji coba, mungkin bisa coba menggunakan FreeNAS.

Rekomendasi : vSphere HA sendiri memberi rekomendasi untuk menyediakan 2 shared storage, untuk jaga-jaga jika salah satu shared storage down dan tidak bisa diakses. Analoginya, Jika memiliki 2 shared storage, saat shared storage 1 mati maka VM shadow di shared storage 2 bisa menggantikan VM asli yang ada di shared storage 1. VM shadow ini bisa diterapkan menggunakan vSphere Replication. Ini sekedar informasi saja, saya tidak akan menjelaskan lebih jauh mengenai VM shadow ini, karena saya sendiri belum terlalu mengerti dengan cara kerja VM shadow.

Saya sudah siapkan 2 shared storage untuk uji coba HA, iSCSI dan NFS. Siapkan minimal 1 shared storage yang akan digunakan sebagai datastore VM. Langkah mounting NFS ataupun iSCSI bisa dilihat dari beberapa panduan yang ada di internet. Mount an NFS Datastore in the VMware Host Client dan Configuring iSCSI Adapters and Storage. Pastikan datastore VM terletak di shared storage.

Membuat vSphere Cluster

Selanjutnya adalah membuat vSphere Cluster dan memasukkan host-host yang ada. Untuk bagian ini cukup mudah, bahkan untuk menambahkan host bisa dengan cara drag and drop. Berikut langkah-langkahnya :

  • Klik kanan pada datacenter, Pilih New Cluster
  • Berikan nama cluster yang baru. Klik OK.

    Fitur HA bisa diaktifkan langsung saat pembuatan Cluster baru, tapi sengaja tidak saya aktifkan karena saya akan menunjukkan cara untuk aktivasi HA tanpa harus membuat cluster baru.

Selanjutnya adalah menambahkan host kedalam cluster. Best practice dari vSphere HA adalah 1 cluster minimal terdiri dari 3 host, karena jika 1 cluster hanya terdiri dari 2 host lalu salah satu host down maka semua beban resource VM akan diserahkan ke host yang masih running, dan mungkin host yang running itu bisa down juga karena beban resource yang berlebihan. Disini saya sudah menyiapkan 3 host untuk dimasukkan ke dalam cluster

Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk memasukkan host ke dalam cluster

  • Matikan VM pada host yang akan dimasukkan cluster
  • Klik kanan cluster, pilih Add Hosts
  • Pilih New hosts untuk menambahkan host baru. Pilih Existing hosts untuk memasukkan host existing yang sudah ada di vCenter. Disini saya pilih memasukkan host yang sudah ada. Klik Next
  • Lanjutkan proses sampai selesai. Klik Finish
  • Memasukkan host existing juga bisa dilakukan dengan cara drag and drop.

Setelah host dan VM tergabung ke dalam 1 cluster, bisa dilihat bahwa VM tidak lagi berada dibawah masing-masing host melainkan berada di posisi yang sejajar dengan host dan vm lain. Kenapa malah sejajar? Karena di cluster memang VM-VM yang ada bukan lagi milik dari host tertentu, karena bisa saja VM tersebut dipindahkan compute resource-nya ke host lain secara otomatis.

Aktivasi High Availability

Selanjutnya mengaktifkan High Availability di vSphere Cluster. Berikut langkah-langkah untuk mengaktifkan kemampuan HA di vSphere Cluster :

  • Klik cluster. Pilih Configure>vSphere Availability
  • Klik Edit
  • Aktifkan vSphere HA di pojok kanan atas. Aktifkan Host Monitoring.
  • Pada bagian Admission Control. Menggunakan Host failures cluster tolerates, admin bisa menentukan berapa host mati yang bisa di toleransi oleh HA. Misalnya Host failures cluster tolerates diberikan value 1, host yang boleh mati hanya 1 saja, jika ada 2 host yang mati maka VM yang ada di kedua host tersebut akan di shutdown dan tidak dipindahkan ke host lain. Disini saya memberikan value 1. Klik OK

Testing High Availability

Tahap terakhir adalah melakukan uji coba apakah vSphere HA berjalan sesuai dengan yang diinginkan. Cara testingnya mudah saja

  • Nyalakan VM yang ada di setiap host. Catat salah satu VM berada di host mana
  • Matikkan host tempat VM tersebut
  • Tunggu beberapa saat sampai host mati. Terlihat bahwa VM tetap dalam keadaan running
  • Jika dilihat VM yang host-nya mati sudah berpindah ke host lain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *