Recover VM – vSphere Replication 8.1

Ini adalah bagian dari implementasi vSphere Replication. Yaitu replikasi VM menggunakan vSphere Replication 8.1. Yang merupakan kelanjutan dari tulisan yang berjudul Replicate VM – vSphere Replication 8.1.

Setelah melakukan replikasi VM. Selanjutnya adalah recover, yang merupakan tindakan pencegahan jika VM production tiba-tiba crash atau error. Tentu saja yang bisa di recover adalah VM yang sudah di replikasi ya

Recover VM

  • Login ke vCenter Server menggunakan user administrator. Pilih Site Recovery>OPEN Site Recovery

  • Klik View Details. Pilih tab Replications. Pilih salah satu VM yang sudah di replikasi. Misalnya disini saya pilih VM Windows. Jika keterangannya Not Active, tidak perlu khawatir. Ini terjadi karena VM asli, source VM yang di replikasi tidak dalam keadaan menyala. Saya sengaja mematikan VM-nya, dengan alasan yang akan saya jelaskan di langkah selanjutnya 😀

  • Recovery options. Nah disini ada dua pilihan yaitu Synchronize recent changes dan Use latest available.

    Synchronize recent changes
    . Untuk pilihan yang pertama prosesnya lebih lama. VR akan melakukan sinkronisasi atau bisa dibilang VM akan di replicate secara incremental, yang hanya replicate perubahan yang terjadi di VM. Yang tentunya jauh lebih cepat dari proses replicate pertama kali. Setelah sinkronisasi, VM akan di replikasi. Ini mengapa untuk pilihan ini source VM harus dalam keadaan mati, karena prosesnya adalah replikasi source VM terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan recover. Bisa dibayangkan jika source VM menyala pada saat VR melakukan sinkronisasi dan terjadi perubahan secara tiba-tiba. Sinkronisasi sebelumnya belum selesai, tapi sudah ada perubahan baru. Yang tentu saja hal ini membuat VR kebingungan 😀


    Use latest available
    . Untuk pilihan yang kedua prosesnya lebih cepat. VR akan langsung melakukan recover berdasarkan keadaan terakhir source VM yang sudah di replicate. Pilihan ini bisa dilakukan dengan source VM dalam keadaan hidup karena tidak ada proses untuk sinkronisasi ulang.
    Disini saya memilih pilihan pertama. Synchronize recent changes. Dengan keadaan source VM yang sudah saya matikan sebelumnya. Untuk Power on the virtual machine after recovery bisa di centang jika ingin VM replikasi otomatis menyala setelah proses recover selesai.

  • VM replicate harus diletakkan di tempat yang berbeda dengan VM asli. Misalnya harus berbeda Datacenter, berbeda vCenter Server. Jika kita hanya punya 1 Datacenter dan 1 vCenter Server, ini bisa disiasati dengan cara membuat 2 folder yang berbeda. Misalnya folder ProductionVM, yang memuat VM asli. Folder ReplicateVM, yang ditujukan untuk VM replikasi.

  • Resource. Untuk resource ini harus sesuai dimana kita menyimpan data VM replikasi. Jika memilih ESXI host yang tidak memiliki akses ke datastore yang data VM replikasi, maka akan error. Misalnya disini saya coba pilih esxi102.excellent.co.id, padahal data VM replikasi ada di datastore103 yang hanya bisa diakses oleh esxi103.excellent.co.id.
  • Pastikan pilihan recover sudah benar. Jika VM asli dan VM replicate sama-sama hidup tidak akan terjadi masalah network. Walaupun di replicate kedua VM akan tetap memiliki mac address yang berbeda. Jadi tidak akan ada bentrok di sisi network. Untuk VM replikasi, network adapter-nya akan otomatis dimatikan setelah proses replikasi selesai.
  • Jika di cek di log yang ada dibawah dashboard VR, proses yang dilakukan ada beberapa. Salah satunya Replicate dan Synchronize powered off virtual machine, karena pilihan recovery adalah Synchronize recent changes.
  • Cek di folder ReplicateVM
  • Jika dilihat di VR dashboard. Status VM setelah di recover adalah Recovered.

Pembahasan vSphere Replication 8.1 secara fundamental sebenarnya sudah selesai. Tapi tidak menutup kemungkinan bahwa saya akan memberikan panduan penggunakan vSphere Replication 8.1 secara lebih luas lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *