Mekanisme Baru Training VMware

Sebagai usaha untuk memuaskan klien, Excellent selalu melakukan perbaikan dari layanan-layanan yang ada. Salah satunya adalah Training. Baik training reguler, inhouse maupun special class. Di awal 2019 training VMware dirubah mekanisme training-nya sebagai upaya perbaikan training di Excellent

Bulan Januari dan Februari, saya dan team training sibuk melakukan persiapan training VMware. Dari mulai revisi buku Panduan Dasar VMware vSphere Edisi 2019: Virtualisasi Server Handal Menggunakan VMware vSphere 6.7 (Ebook) yang digunakan sebagai modul training, hingga upgrade Intel NUC Skull Canyon untuk kebutuhan simulasi training.

Di buku versi 2019 yang menjadi modul training ada beberapa materi tambahan, dari mulai vSphere Update Manager, Content Library, vSphere Distributed Switch dan update materi terkait vSphere Networking, vCenter, High Availability (HA), Distributed Resources Scheduler (DRS) dan lain-lain. Riset materi vSphere Distributed Switch ditugaskan kepada saya, saya yang diminta untuk melakukan uji coba, dan mencari apa si benefit jika menggunakan vSphere Distributed Switch dibandingkan vSphere Standard Switch. Riset materi ini membutuhkan waktu sekitar 2 minggu karena saya sempat kebingungan dengan materi ini 😀 Tapi alhamdulillah saat ini saya sudah mengerti apa itu vSphere Distributed Switch dan bisa dituangkan ke dalam buku versi baru ini, dengan penjelasan berbahasa Indonesia yang lebih mudah dipahami.

Selain modul, mekanisme training VMware juga dirubah. Jika sebelumnya peserta diberikan alokasi masing-masing 1 ESXi host dan 1 vCenter untuk beberapa peserta. Training dengan mekanisme baru, 1 peserta diberikan 2 ESXi host dengan memory masing-masing 8GB dan 1 buah vCenter. Sehingga peserta lebih bisa melakukan eksplorasi terhadap infrastruktur VMware-nya karena setiap peserta memiliki host dan vCenter masing-masing. Bahkan peserta diberikan jatah shared storage yang digunakan untuk host-nya masing-masing. Dengan mekanisme training yang baru peserta bebas melakukan uji coba sesuai dengan keinginannya dan tidak mempengaruhi infrastruktur peserta lain.

Semua akses dari mulai wi-fi, server ESXi, vCenter, hingga shared storage tidak lagi diberikan secara manual kepada peserta. Semua informasi akses yang digunakan untuk uji coba sudah diberikan dalam bentuk kertas jadi peserta tidak perlu lagi bertanya kepada instruktur akses-aksesnya. Peserta juga diberikan lab manual yang berisi tugas-tugas yang harus dilakukan. Jadi peserta tidak perlu bolak-balik tanya “Tadi tugasnya apa si pak?” peserta tinggal lihat saja lab manual yang sudah diberikan, peserta hanya bertanya pada saat mengalami kesulitan saja, bukan bertanya “Tadi apa ya tugasnya?”.

Dalam perlaksanaanya mekanisme training yang baru ini cukup membantu instruktur dan membuat peserta lebih bebas dalam melakukan uji coba karena memiliki ESXi host dan vCenter sendiri. Alhamdulillah training 16-19 Februari 2019 berjalan dengan lancar, walaupun ada beberapa kekurangan dari berbagai sisi. Tapi tidak apa-apa, kekurangan yang ada akan dijadikan sebagai bahan perbaikan kedepannya supaya makin baik lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *