Kerja Sambil Liburan

Hari ini saya masih di Semarang. Hari Selasa. Agendanya adalah implementasi. Full 1 hari untuk implementasi. Tapi gapapa tetep lebih banyak liburannya.

Jadwal berangkat dari hotel pukul 08.00. Sebelum berangkat. Persiapan dulu. Sarapan. Baru berangkat…..Eh ada yang lupa. Mandi 😀

Bangun pukul 04.30. Balik tidur lagi setengah jam 😀 Solat subuh. Mandi. Setelah itu baru otw ke bawah untuk sarapan.

Sampe di tempat sarapan. Agak bingung. Bingung milih makanannya. Banyak banget. Maklum lah biasa sarapan cuma sama telor dadar atau indomie goreng 😀 Sambil ngambil makanan saya celingak-celinguk. Terheran dengan orang yang sarapan menggunakan jas. Maklum saya ga biasa liat orang sarapan pake jas 😀

Karena di sekeliling saya horang-horang kaya yang sarapannya sedikit saja. Akhirnya saya ikuti. Sedikit saja 😀 Setelah selesai makan. Perut masih bergejolak :D. Mau ngambil lagi takut tidak pantas…Tapi apa peduli saya. Saya kan bayar juga di hotel ini. Ya walaupun dibayarin sama perusahaan 😀 Akhirnya nambah lagi sampai perut puas 😀

Setelah sarapan. Langsung ke lobby. Menemui orang yang akan mengantar saya dan boss ke tempat klien. Alhamdulillah bisa ngerasain di supirin 😀

Sampai tempat klien. Ga langsung kerja. Ngobrol dulu dengan kepala IT-nya. Membahas infrastrukturnya seperti apa. Audit apa yang harus dilakukan terhadap infrastruktur yang sudah ada. Dan ternyata banyak yang harus di audit di perusahaan terkait. Dan sepertinya 1 hari saja tidak cukup 😀

Akhirnya pekerjaan mulai di kerjakan. Walaupun tidak bisa dilakukan semuanya 1 hari itu saja, tidak apa-apa. Di siasati dengan cara mengerjakan yang bisa dikerjakan saat itu dan melakukan transfer knowledge ke staff IT yang ada di perusahaan terkait. Jadi bisa dilakukan tanpa harus di dampingi oleh saya dan boss secara lansgung.

Bagian tersulit justru bukan pada saat melakukan implementasi. Tapi pada saat transfer knowledge lah yang tersulit. Karena belum tentu orang yang bersangkutan langsung mengerti. Ya itulah tantangannya, memastikan orang yang bersangkutan mengerti.

Setelah pekerjaan selesai. Saya dan boss pamit pulang. Pekerjaan selesai sekitar pukul 16.30. Dari tempat klien naik transportasi online. Menuju hotel. Sepanjang perjalanan Boss dan pengemudi transportasi online ini ngobrol cukup banyak. Dan saya tidak mengerti. Karena yang dibahas masalah politik. Jaman pak Harto. Saya kan lahir tahun 2000an, jadi ya hanya dengar cerita saja 😀

Sampai di depan hotel. Boss bilang “Makan dulu”. Coba cari makan di sekitaran Simpang Lima. Akhirnya makan di warung soto betawi. Yang jumlah dagingnya bisa kita tentukan sendiri. Ambil daging sesuka kita. Yang tentu saja makin banyak daging makin mahal 😀 Dan benar saja setelah makan, saya tanya “Mas, berapa?”, kata dia “196.000 mas”. HAHH makan dua orang bisa sampe 200 ribu. Yaa tapi gapapa lah kan pake uang perusahaan 😀 lagi pula ga sering-sering amat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *