Instal MySQL Server (Windows Server 2019)

Halo teman-teman kali ini saya akan menunjukkan bagaimana cara untuk instalasi MySQL server community edition di OS Windows Server versi terbaru saat ini, yaitu Windows Server 2019. Terkait OS Windows Server terbaru ini, Microsoft menyediakan trial selama 180 hari. ISO Windows Server 2019 dengan masa trial bisa di download di link berikut
https://www.microsoft.com/evalcenter/evaluate-windows-server-2019?filetype=ISO

Bagi temen-temen yang bersekolah di SMK dan sudah pernah belajar database MySQL Server pasti pernah melakukan uji coba menggunakan OS Windows versi desktop. Umumnya untuk uji coba MySQL Server ini dilakukan menggunakan XAMPP. Menjalankan MySQL menggunakan XAMPP ini cukup mudah, kita hanya tinggal login saja dengan password yang diberikan saat instalasi XAMPP. Bahkan XAMPP juga menyediakan alat untuk manajemen database berbasis GUI. Jadi saat kita install XAMPP kita sudah dapat semuanya, kita tinggal lakukan uji coba saja.

Sayangnya metode menggunakan XAMPP ini hanya bagus saat digunakan untuk uji coba dan tidak di anjurkan untuk digunakan untuk kebutuhan production perusahaan. Kenapa? Karena banyak sekali celah keamanan pada XAMPP ini, sehingga sangat tidak dianjurkan jika digunakan untuk production perusahaan. https://stackoverflow.com/questions/26297731/why-is-xampp-not-suited-for-production

Untuk instalasi MySQL tanpa XAMPP sendiri sebenarnya cukup mudah, apalagi di Windows. Tinggal klik-klik saja. Berikut langkah-langkah instalasinya

  • Download installer MySQL server (373 MB) di link ini https://dev.mysql.com/downloads/installer/
  • Klik file MySQL installer yang sudah selesai di download
  • Beri tanda centang pada I accept the license terms, klik Next
  • Pilih Custom, klik Next. Kenapa Custom? Karena disini saya tidak akan install semua paket yang ada di MySQL, disini saya hanya ingin membuat tipe minimalis saja, dengan MySQL Server sebagai database dan MySQL Client sebagai manajemen database via CLI
  • Pilih MySQL Server dan MySQL Shell, klik Next. MySQL sudah bisa berjalan hanya dengan 2 paket tersebut. Tapi jika teman-teman ingin mengintegrasikan database MySQL dengan program yang sudah dibuat maka teman-teman juga harus install MySQL Connector sesuai dengan bahasa pemrograman yang digunakan di program. Teman-teman ga perlu khawatir jika ada paket yang dibutuhkan tertinggal, karena teman-teman bisa menambahkan secara manual setelah instalasi MySQL selesai
  • Klik Execute untuk memulai proses instalasi
  • Tunggu hingga status Complete, klik Next
  • Klik Next
  • Pilih Standalove MySQL Server, klik Next
  • Pada bagian Type Config kita diberikan 3 pilihan berbeda, Development ComputerServer Computer, dan Dedicated Computer
    Development Computer
    , tipe ini memberikan alokasi memori yang kecil kepada MySQL, digunakan jika MySQL hanya untuk uji coba di komputer yang tidak terlalu tinggi spesifikasinya

    Server Computer, tipe ini memberikan alokasi memori yang cukup besar kepada MySQL, di sesuaikan dengan alokasi memori yang dipakai oleh service lain di komputer tersebut. Digunakan pada komputer server production yang mengangani service selain MySQL.
    Dedicated Computer, tipe ini memberikan seluruh alokasi memori kepada MySQL, digunakan pada komputer server production yang hanya dikhusukan untuk menangani MySQL
  • Karena disini saya hanya melakukan uji coba maka saya pilih Development Computer. Teman-teman bisa pilih sesuai dengan kebutuhan teman-teman
  • Pada bagian Connectivity biarkan saja sebagaimana adanya, klik Next

  • Pilih Use Strong Password…., klik Next
  • Masukkan password root MySQL dengan kriteria strong password (min 8 karakter, min 1 angka, min 1 huruf, min 1 huruf kapital, min 1 simbol), misalnya “MysqlServer2019!”. Untuk MySQL user accounts ini opsional, bisa buat baru ataupun tidak. Klik Next

  • Beri tanda centang pada Configure MySQL server as a Windows Service supaya MySQL server dianggap sebagai service dan teman-teman bisa start, stop & restart dari menu services. Berikan nama servicenya pada Windows Service Name, nama service ini bebas tapi jangan sampai lupa 😀 Terkahir, beri tanda centang pada Start the MySQL Server at System Startup jika ingin MySQL service otomatis running setelah Windows dinyalakan, klik Next
  • Klik Execute
  • Tunggu hingga proses selesai, klik Finish
  • Klik Next
  • Klik Finish
  • Sebelum bisa akses MySQL teman-teman harus start terlebih dahulu servicesnya. Klik Windows Start pada bagian kiri bawah, ketik service dan pilih Services. Cek apakah service MySQL sudah berjalan, jika belum klik start the service

  • Selanjutnya adalah login ke MySQL server menggunakan command prompt. Masukkan perintah berikut pada command prompt dan masukkan password root yang diberikan pada saat instalasi
    > cd "C:\Program Files\MySQL\MySQL\MySQL Server 8.0\bin"
    > mysql.exe -u root -p
    Enter password:
  • Setelah itu, teman-teman bisa melakukan manajemen database menggunakan basis CLI

Jika ingin melakukan manajemen database dengan interface yang lebih mudah, yaitu GUI, teman-teman juga bisa menginstal aplikasi tambahan seperti phpMyAdmin, MySQL Workbench dan sejenisnya untuk memudahkan manajemen database

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *