CPU & Memory Hot Plug di VMware vSphere 6.7

Banyak sekali kelebihan dan juga kemudahan yang bisa didapatkan oleh administrator dalam mengelola infrastruktur IT dari penggunaan metode virtualisasi. Salah satu kelebihan tersebut adalah fleksibilitas, yaitu mudahnya merekonstruksi ataupun melakukan perubahan pada infrastruktur existing yang sudah berjalan tanpa adanya biaya tambahan. Rekonstruksi juga bisa dilakukan tanpa menyebabkan downtime sama sekali.

Salah satu software yang sudah cukup teruji dan merupakan market leader dalam hal virtualisasi adalah VMware, dengan produknya VMware vSphere.

Topik yang akan saya bahas hari ini berkaitan dengan fleksibilitas yang bisa teman-teman dapatkan dari menggunakan teknologi virtualisasi. Saya akan menunjukkan bagaimana caranya menambahkan CPU core dan kapasitas memory sebuah VM tanpa harus mematikan VM tersebut.

Syarat Hot Plug CPU & Memory

  • Pastikan compatibility VM minimum sudah ESXi 5.0. Jika compatibility VM digunakan masih dibawah 5.0 (Hardware Version 8), maka kemampuan hot plug tidak akan berfungsi. Compability VM dapat disesuaikan pada saat pertama kali pembuatan VM.


    Lalu bagaimana jika VM existing yang sudah ada menggunakan compability VM ESXi 5.0? Apakah harus buat VM baru? Jawabannya, tidak harus buat VM baru, cukup upgrade compability VM pada VM existing saja. Dengan cara klik kanan pada VM existing, dan pilih Upgrade VM Compatibility. Dengan catatan proses upgrade compability VM ini membutuhkan reboot/restart VM yang bersangkutan.
  • Pastikan VM sudah diinstal VMware Tools (Baca : Instal VMware Tools (Linux)).

Aktifkan Kemampuan Hot Plug Pada VM

  • Catatan : Kemampuan hot plug harus diaktifkan pada semua VM yang akan diubah spesifikasi CPU & Memory tanpa perlunya downtime.
  • Login VMware vSphere standalone (ESXi) dengan akun root
  • Pilih Virtual Machines
  • Pilih VM yang dimaksud
  • Shutdown terlebih dahulu VM yang dimaksud sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya
  • Klik Edit

  • Expand bagian CPU, dan centang bagian CPU Hot Plug

  • Expand bagian Memory, dan centang bagian Memory Hot Plug
  • Klik Save

Uji Coba Hot Plug CPU

  • Nyalakan VM yang sudah diaktifkan hot plug
  • Cek spesifikasi CPU dari sisi sistem operasi VM. Misalnya disini saya menggunakan Windows Server 2019. Spesifikasi sebelum saya lakukan hot plug CPU, adalah 2 CPU core

  • Selanjutnya saya akan tambah jumlah CPU core VM tersebut menjadi 4 CPU Core
  • Dengan cara edit settings VM
  • Klik Edit pada VM
  • Menambahkan CPU core dari 2 menjadi 4
  • Klik Save
  • Cek kembali spesifikasi CPU dari sisi sistem operasi VM tanpa shutdown ataupun reboot

Uji Coba Hot Plug Memory

  • Cek spesifikasi memory dari sisi sistem operasi VM. Misalnya disini saya menggunakan Windows Server 2019. Spesifikasi sebelum saya lakukan hot plug memory, adalah 8 GB memory
  • Selanjutnya saya akan menambahkan kapasitas memory VM tersebut menjadi 16 GB memory
  • Klik Edit pada VM
  • Menambahkan kapasitas memory dari 8 GB menjadi 16 GB
  • Klik Save
  • Cek kembali spesifikasi memori dari sisi sistem operasi VM tanpa shutdown ataupun reboot

Kesimpulan

Sudah terbukti kan spesifikasi CPU core dan memori VM bisa ditambahkan tanpa perlunya downtime dengan kemampuan hot plug. Catatan : Kemampuan hot plug hanya bisa dimanfaatkan untuk menambahkan saja, tidak bisa digunakan untuk mengurangi. Misalnya, dari uji coba yang saya lakukan diatas saya menambahkan CPU core dari 2 menjadi 4 serta kapasitas memory dari 8 GB menjadi 16 GB. Tidak bisa digunakan untuk mengurangi, misalnya jumlah CPU core dari 2 menjadi 1 ataupun kapasitas memori dari 8 GB menjadi 4 GB.

Uji coba yang saya lakukan diatas dilakukan via VMware vSphere standalone (ESXi). Jika teman-teman ingin mengaktifkan atau uji coba kemampuan hot plug via vCenter, seharusnya tidak ada kesulitan karena langkah-langkahnya kurang lebih sama, sama-sama edit settings VM. Hanya berbeda tampilan saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *